Jumat, 12 November 2010

Artikel PENYEBAB PENCEMARAN LINGKUNGAN

Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan sebagian besar disebabkan oleh tangan manusia. Pencemaran air dan tanah adalah pencemaran yang terjadi diperairan seperti sungai, kali, danau, laut, air tanah dan sebagainya. Sedangkan pencemaran tanah adalah pencemaran yang terjadi didarat baik di kota maupun di desa. Alam memilki kemampuan untuk mengembalikan kondisi air yang telah tercemar dengan proses pemurnian atau purifikasi alami dengan jalan pemurnian tanah, pasir, bebatuan dan mikro organisme yang ada didalam sekitar kita.


Jumlah pencemaran yang sangat masal dari pihak manusia membuat alam tidak mampu mengembalikan kondisi keseperti semula. Alam menjadi kehilangan kemampuan untuk memurnikan pencemaran yang terjadi. Sampah dan zat seperti plastic, DDT, deterjen dan sebagainya yang tidak ramah lingkungan akan semakin memperparah kondisi pengrusakan alam yang kian hari makin bertambah parah.
Sebab Pencemaran Lingkungan di Air dan di Tanah :
1. Erosi dan curah hujan yang tinggi
2. Sampah buangan manusia dari rumah-rumah atau pemukiman penduduk
3. Zat kimia dari lokasi rumah penduduk, pertanian, industri dan sebagainya


Salah satu penyebab pencemaran air yang paling terkenal adalah akibat penggunaan zat kimia pemberantas hama DDT. DDT digunakan oleh para petani untuk mengusir dan membunuh hama yang menyerang lahan pertanian. DDT tidak hanya berdampak pada hama namun juga binatang-binatang lain yang ada disekitarnya dan bahkan ditempat yang sangat jauh sekalipun akilbat proses aliran rantai makan dari satu hewan ke hewan lainnya yang mengakumulasi zat DDT. Dengan demikian seluruh hewan yang ada pada rantai makanan akan tercemar oleh DDT termasuk pada manusia. DDT yang masuk kedalam tubuh akan larut lemak, sehingga tubuh kita akan menjadi pusat polutan yang semakin hari akan terakumulasi hingga mengakibatkan efek yang lebih menakutkan. Akibat adanya biological magnification/ pembesaran biologis pada organisme yang disebabkan oleh penggunaan dari DDT.
1. Merusak jaringan tubuh makhluk hidup
2. Menimbulkan otot kejang, otot lehah dan juga bisa juga kelumpuhan
3. Menghambat proses pengapuran dinding telur pada hewan bertelur sehingga telurnya tidak dapat menetas
4. Lambat laun bisa menyebabkan penyakit kanker pada tubuh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar